Home » Budaya » Lukisan Kaca, Warisan Budaya Asli Cirebon

Lukisan Kaca, Warisan Budaya Asli Cirebon

Lukisan Kaca Buatan Bpk Saal Suwijanto (https://web.facebook.com/profile.php?id=100007384366977)

Lukisan Kaca Buatan Bpk Saal Suwijanto

Lukisan Kaca, Warisan Budaya Asli Cirebon – Kearifan budaya di Indonesia memang bisa adna temui diberbagai macam daerah. Kekayaan budaya ini memiliki bentuk yang bermacam – macam, seperti kesenian berupa tarian, atau karya seni berupa lukisan, hingga bahasa daerah menjadi salah satu warisan budaya masyarakat yang juga turut andil dalam perkembangan peradaban di suatu daerah. Tidak terkecuali di Cirebon, yang merupakan salah satu daerah yang kaya akan berbagai jenis tradisi dan juga kebudayaan yang hingga saat ini masih dijunjung tinggi.

Salah satu yang khas dari Cirebon dimana menjadi salah satu warisan budaya dari kota udang ini adalah kesenian lukisan kaca. Lukisan kaca ini sendiri, merupakan salah satu kesenian yang menggunakan media kaca sebagai media untuk melukis ini, merupakan salah satu simbol dari harmonisasi dengan menampilkan gradasi warna yang saling melengkapi dengan bahan dasar kaca. Jika anda ingin mengenal lebih jauh lagi apa itu lukisan kaca asli Cirebon ini, berikut adalah beberapa penjelasannya.

Mengenal Lukisan Kaca Asli Cirebon

  1. Sejarah awal lukisan kaca

Seni melukis dengan media kaca ini, merupakan salah satu kesenian yang berasal dari abad ke 16 dimana dulunya kesenian ini pertama dibawa dan disebarkan oleh para pedagan asal China yang sedang singgah di Cirebon. Terbukti, motif dari lukisan kaca ini dipengaruhi oleh unsur kebudayaan asli Cirebon, dan seiring dengan perkembangan zaman, memiliki motif dan unsur yang lebih variatif, dengan tema lukisan yang bernafaskan islam serta tema cerita pewayangan.

  1. Sebagai media dakwah penyebaran agama islam

Kesenian visual ini digunakan oleh penyebar agama islam, seperti Sunan Gunung Jati di Cirebon sebagai salah satu media yang digunakan untuk dakwah ajaran islam. Dan terbukti dengan media ini, perkembangan islam di tanah Cirebon semakin pesat dari hari ke hari. Hal ini ditandai dengan maraknya lukisan kaca dari Cirebon ini yang kaa akan motif berupa kaligrafi, serta tokoh – tokoh pewayangan.

  1. Masa Keemasan

Lukisan kaca pada abad ke 20 mengalami puncak masa keemasan, hampir seluruh rumah pada tahun 1950-an, terdapat lukisan kaca yang menghiasi sisi sudut rumah para penduduk. Selain itu, seiring dengan jaman yang telah modern, fungsi dari lukisan kaca ini tidak hanya sebagai sarana untuk media dakwah saja, namun sudah menjadi karya seni yang mmeiliki tujuan tanpa terdapat tendensi agama didalamnya.

  1. Sebagian penduduk percaya lukisan kaca memiliki nuansa supranatural

Ada sebagian penduduk yang mempercayai bahwa memiliki lukisan kaca akan mempengaruhi sisi kehidupannya dimana terdapat unsur supranatural yang ada didalamnya. Unsur supranatural ini, sangat kental, karena pada saat pembuatannya pun si pelukis mesti mencari tanggal yang cocok serta mesti berpuasa terlebih dahulu dan menggunakan wewangian. Dan sampai saat ini, ada beberaa pelukis kaca yang masih memegang teguh pakem ini sebagai salah satu ritual tersendiri dalam melukis lukisan kaca.

  1. Tema lukisan kaca

Selain bertemakan kaligrafi atau sesuatu yang bermafaskan islam, lukisan kaca juga menjadi salah satu tema yang menjadi salah satu sarana visualisasi seniman melalui lukisan yang telah dibuatnya. Misalnya saja sebagai sarana untuk mengkritik tatanan kehidupan yang ada saat ini, dengan membuat tema karikatur yang memiliki unsur ironi, dll.

Itulah beberapa hal yang bisa anda ketahui seputar lukisan kaca yang bisa menjadi salah satu sisi informasi untuk anda jika anda ingin mengenal salah satu kebudayaan asli Cirebon yang menarik untuk anda ketahui. Semoga bermanfaat.

5 Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *