Home » Budaya » Mengenal Kesenian Tari Sintren Di Cirebon

Mengenal Kesenian Tari Sintren Di Cirebon

Kesenian Tari Sintren Cirebon

Kesenian Tari Sintren Cirebon

Mengenal Kesenian Tari Sintren Di Cirebon – Kebudayaan dalam suatu daerah memang tidak terlepas dari kesenian yang menjadi akar budaya dalam sebuah masyarakat, seperti misalnya di Cirebon yang memiliki beragam kesenian daerah yang sudah terkenal, bahkan hingga sampai keluar Cirebon dan menjadi daya tarik wisatawan. Salah satu kekayaan budaya dari Cirebon yang saat ini hampr jarang dimainkan adalah tari sintren. Tari sintren ini sendiri juga biasa dikenal sebagai lais, yang merupakan tarian tradisional masyarakat pesisir tanah Cirebon dan juga daerah pantai utara jawa.

Kesenian tari sintren ini sendiri, merupakan kesenian yang sarat akan aroma mistis, karena penarinya sendiri menarikan tari sintren dalam keadaan tidak sadarkan diri. Awal munculnya tari sintren ini sendiri, dilatarbelakangi oleh kisah cinta dewi sulasih dan raden sulandono yang mana dalam tarian ini, si penari akan dirasuki oleh roh dari bidadari dan juga berbagai macam keunikannya tersendiri yang menajdikan kesenian ini berbeda denagn lainnya. Berikut ini adalah beberapa hal seputar tarian sintren yang bisa anda ketahui.

Tari Sintren Di Cirebon

  1. Sejarah Tari Sintren

Tarian sintren ini sendiri merupakan pertunjukan seni yang mana si penarinya akan kerasukan roh bidadari, yang dulunya dilatarbelakangi oleh kisah cinta dewi Sulasih dengan Raden Sulandono yang mana pertemuan keduanya terjadi di alam gaib, dan sejak pertemuan kedua insan itulah, tarian sintren mengakar dan membudaya di masyarakat pesisir pantai utara jawa. Namun tarian sintren ini bisa dilakukan dengan catatan penari yang membawakannya mesti dalam keadaan masih suci.

  1. Alat musik pengiring

Dalam kesnian sintren ini sendiri, terdapat alat musik yang menjadi pengiringnya, yang mana merupakan alat musik dengan ciri yang khas yang terbuat dari bahan tembikar, atau yang disebut sebagai gembyung. Dan jika ditabuh, maka akan memunculkan suara yang khas. Selain itu, gamelan juga termasuk kedalam alat musik pengiring dari kesenian sintren ini.

  1. Bentuk pertunjukan

Bentuk pertunjukan kesenian sintren ini adalah, seorang gadis yang masih suci, diikat dan dimasukan kedalam kurungan ayam, yang telah ditutup oleh kain, setelah itu, dengan pakaian biasa, dan dengan mantra yang dirapalkan oleh sang pawang, maka kurungan ayam yang berisi gadis penari itu, akan bergetar, dan ajaibnya, si panri sudah berpakaian secara lengkap, dan menari namun tidak dalam keadaan sadar diri.

  1. Keunikan tarian sintren

Tarian sintren ini memiliki keunikannya tersendiri, dicampur dengan aroma mistis, karena si penari dengan diiringi gending khas sintren akan menari dengan gerakan yang kaku, namun hal ini akan menarik penonton, dan warga yang menonton pertunjukan ini, biasanya akan melempari si gadis penari dengan uang logam, jika uang logam mengenai si gadis penari, maka seketika penari akan pingsan dan akan sadar kembali setelah dirapal mantra ileh sang pawang.

  1. Berakhirnya pertunjukan sintren

Pertunjukan sintren ini sendiri, berakhir ketika si gadis penari diikat tangan dan kakinya dan dimasukan kedalam kurungan ayam yang telah tertutup kain. Setelah itu, ketika sang pawang merapal mantra, maka kurungan ayam akan bergetar, dan seketika, gadis penari akan berganti baju secara ajaib dengan keadaan lemas, dan tidak sadarkan diri.

Itulah beberapa hal seputar tarian sintren yang merupakan salah satu kesenian yang menjadi warisan budaya dari Cirebon yang hingga kini patut dilestarikan. Ada beberapa grup sintren di Cirebon yang hingga kini masih eksis, walaupun sudah sangat sedikit jumlahnya. Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *